Thursday, April 23, 2015

Solusi Jika NUPTK berbeda dengan database P2TK Dikdas

Ada beberapa kasus pada Lembar Tunjangan Dikdas (LTD) dimana Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) tidak sesuai dengan data yang ada pada Database P2TK, berbeda dengan NUPTK yang tertera di Aplikasi Dapodik. 

Contoh 

Contoh 


Jika kasus perbedaan NUPTK seperti gambar diatas terjadi mungkin karena Operator sekolah tersebut keliru saat pengimputan, 
  • NUPTK Bermasalah, NUPTK yg dientri berbeda dgn Database
  • NUPTK yang anda masukkan pada Dapodik tidak sama dengan data pada Database NUPTK 
perbaikannya cukup dilakukan di Aplikasi Dapodik Sekolah PTK tersebut, ganti NUPTK di Dapodik sesuai NUPTK dari database P2TK. 

Namun jika perbedaan NUPTK tidak sama dengan NUPTK pada database, Tanggal Lahir tidak sama dengan tanggal pada database, atau nama PTK tersebut tidak sesuai pada Dapodik dengan nama yang ada pada database P2TK.

Berikut penjelasan dari Admin P2TK Dikdas #Nazaruddin_Kompetan

Cek distatus nuptk...  Cekdisini http://223.27.144.195:8082/
Jika nuptk tidak sama..maka akan keluar dua tabel..
Lihat pada tabel jika pada tabel pertama nuptk pada database ada isinya...
Lihat mana yang tidak sama..
Perbaikan tidak harus datang kejakarta.. 
Lebih utama kolektifkan melalui op simtun...  Serahkan berkas :
  • Kartu keluarga..
  • Ijazah terakhir.. 
  • Sertifikat pendidik..
Kalau mau dikirim langsung.
Berkas diatas di tambah dengan surat keterangan/rekomendasi dinas pendidikan..
Kirim ke p2tk..
Jika data sdh valid abaikan..
KALAU SUDAH VALID ABAIKAN...ABAIKAN
Jika tabel pertama kosong pada kolom database... berarti nuptk tersebut tdk terdaftar di database nuptk...
Kalau sudah sertifikasi silahkan koordinasi dengan op simtun.. !
Ditambahin dech..

Op simtun tidak bisa memperbaiki data...Mereka cuma mengkolektifkan berkas saja yang nanti dibawa kepusat...
Kalau mau kirim sendiri silahkan juga
Lampirkan :
  • Kartu keluarga..   
  •  Ijazah terakhir..  
  •  Sertifikat pendidik 
  •  Surat pengantar/rekomendasi dinas pendidikan
Artikel Terkait
Comments
0 Comments

0 komentar:

Pilih Berita