Sunday, July 26, 2015

Tambah Atribut "AKU BENCI NARKOBA" pada Seragam "Siswa Baru" untuk Kota Makassar

Senin, 27 Juli besok, para siswa dan siswi sekolah di Indonesia akan memulai tahun ajaran baru. Yang namanya tahun ajaran baru pasti identik dengan berbagai perlengkapan sekolah baru.



Salah satu yang selalu diperbaharui hampir setiap tahun adalah seragam sekolah. Apalagi mereka yang naik jenjang dari SD ke SMP atau SMP ke SMA, pasti jelas butuh seragam baru. Hanya saja, pelajar SMA di Makassar sepertinya kini tengah bersiap-siap dengan penampilan seragam sekolah yang terbaru.

Penampilan baru pada seragam putih (baju) mereka, seragam baru sekolah SMA di Makassar lain dari pada seragam sekolah di daerah lain di luar kota makassar. Kalau normalnya, kemeja putih untuk seragam abu-abu putih hanya memiliki atribut nama sekolah, nama siswa dan badge OSIS, maka untuk sekolah jenjang, SMA/SMK mulai tahun ajaran baru ini 2015/2016 seragam mereka di tambah dengan atribut yang menempel di dada kiri dan kanan Aku Benci Narkoba dan Aku Benci Korupsi akan melekat di bagian dada kiri.

“Di atas badge nama siswa 'AKU BENCI NARKOBA' dan di atas badge OSIS 'AKU BENCI KORUPSI' lengkap dengan lambang bendera Indonesia.


Pemasangan dua kalimat anti narkoba dan korupsi itu diwajibkan agar para generasi muda jauh dari dua hal yang bisa merusak masa depan mereka. Namun banyak netizens yang cukup kaget dengan badge-badge baru di seragam siswa SMA Makassar ini. Banyak yang berpendapat jika kedua badge itu kurang efektif karena untuk menjauhi narkoba dan korupsi pada dasarnya tergantung masing-masing orang. #Kapanlagi.com

beragam komentar ada yang bernada positif tapi ada pula komentar negative mengenai pemasangan atribut pada baju seragam  tersebut.


Kutipan komentar. Intinya kembali pada diri masing-masing individu, tidak ada artinya tulisan pada lambang baju seragam kalau bukan kesadaran diri peserta didik tersebut, kesadaran peserta didik itu sendiri akan dampak bahaya narkoba jika berani mendekati barang haram itu.


Artikel Terkait
Comments
0 Comments

0 komentar:

Pilih Berita